Selasa, 28 April 2015
Pulau Terunik di Indonesia
Hotel Terunik di Indonesia
Oke, setelah saya browsing ke sana kemari rernyata Indonesia memiliki beberapa penginapan yang super unik dan nyentrik. Ketika anda menginap di hotel yang unik dan nyentrik ini dijamin anda akan merasakan pengalamana menginap yang tidak akan pernah terlupakan.
Baikalah, khusus bagi anda para wisatawan yang datang ke Indonesia berikut adalah informasi 5 hotel paling unik yang ada di Indonesia.
1. Hotel Amanjiwo

Amanjiwo artinya adakah jiwan yang aman, nayaman dan tanang. Sesuai dengan namanya, hotel ini benar memebrikan keamanan dan kenyamanan bagi jiwa anda. Hitel unik yang super eksklusif dan terletak di tempat terpencil tapi indah luar biasa. Hotel unik Amanjiwo ini berlokasi di Magelang seputar objek wisata candi borobodur. Dari hotel ini anda bisa melihat pemandangan Candi Borobodur yang sangat megah dan indah.
2. Vila Apung Nirvana Roemah Air

Kalau hotel Amanjiwo ada di ketinggian, Nirvana Roemah Air merupakan hotel unik yang ada mengapung di atas laut. Bangunan hotel tidak tertancap pada terumbu karang, melainkan dibuat mengapung. Lokasi: Sekotong, Lombok Barat,NTB.
3. Caravan taman safari

Ingin merasakan menginap di Caravan?Coba saja Caravan Taman Safari. Lokasi: Taman Safari, Jawa Barat
4. Rumah pohon Mekarsari

Ingin merasakan menjadi tokoh film terkenal Tarzan yang tempat tinggalnya di atas pohon. Hotel unik Rumah Pohon dai Mekar Sari ini cocok untuk anda. Di rumah pohon Mekarsari anda dapat merasakan tinggal di rumah pohon yang memiliki fasilitas setara dengan hotel berbintang. Lokasi: Cileungsi, Jawa Barat.
5. Hotel Pacific Palace Batam

Hotel ini benar-benar unik, memiliki bentuk seperti kapal pesiar tapi tidak mengapung di tas lautan. Jadi, anda seperti memasuki kapal pesiar yag sedang terparkir di daratan. Lokasi: Batam, Kep. Riau.
Nah itu adalah informasi penting mengenai hotel unik yang ada di Indonesia. Semoga dengan menginap di hotel-hotel tesebut anda benar-benar betah berkunjung ke objek wisata yang ada di Indonesia.
Sabtu, 25 April 2015
Hotel bintang 7 termahal dan termewah didunia
Burj Al Arab yang dalam bahasa Indonesia artinya “Menara Arab” merupakan salah satu hotel bintang tujuh yang Terletak di pantai pribadi di Dubai, Burj Al Arab dekat dengan Wild Wadi Water Park, Ski Dubai, dan Mall of the Emirates. Tidak jauh dari tempat ini juga terdapatSouk Madinat Jumeirah dan Pantai Umm Suqeim.
Hotel yang dirancang oleh arsitek asal InggrisTom Wright dari WS Atkins ini dibangun selama 6 tahun, 3 tahun untuk reklamasi pantai dan 3 tahun untuk rekonstruksi bangunan. Hotel ini berdiri di atas pulau artifisial yang hanya berjarak 280 meter dari Pantai Jumeirah dan agar bisa mencapai hotel tersebut telah disediakan sebuah jembatan eksklusif. Dari pembangunan hotel ini menghasilkan suatu ruangan yang kemudian dijadikan basement dan berlokasi di bawah permukaan laut.
Untuk pembangunan hotelnya sendiri melibatkan 250 designer, 9000 ton baja, 43.000 m² kaca, 12.000 m² granit brazil, 32.000 m² mosaik itali, dan..dan..15.000 m² 24 CARAT GOLD LEAF🙀
Fasilitas Hotel.
Rebahkan tubuh dan nikmati hangat mentari dengan fasilitas pantai untuk bersantai, seperti payung pantaidan kursi berjemur. Di Burj Al Arab, manjakan diri sepanjang sore di spa dengan layanan lengkap dan sejukkan tubuh Anda di salah satu dari 2 kolam renang indoor yang ada. Ingin minuman dingin yang enak? Cobalah bar tepi pantai atau salah satu tempat minum lain di hotel, termasuk bar pantai dan bar kolam renang.
Hotel mewah ini mempunyai 6 restoran. Tamu akan disuguhi sarapan gratis setiap pagi. Akses gratis internet nirkabel tersedia di tempat umum. Selain itu, tersedia pula unit komputer di lokasi. Fasilitas tambahan di hotel bintang 5 ini mencakup waterboom gratis, klub anak-anak gratis, dan kolam renang outdoor. Parkir valet gratis tersedia bagi tamu di lokasi.
Kamar tamu.
202 kamar tamu berpenyejuk udara di Burj Al Arab dilengkapi bathtub spa pribadi dan komputer. Tempat tidur menggunakan seprai katun mesir, selimut bulu angsa, dan seprai premium. Tamu dapat menggunakanakses internet nirkabel kecepatan tinggi secara cuma-cuma di kamar. Di kamar tersedia televisi plasma 42inci dengan saluran TV kabel premium, pemutar DVD, dan konsol video-game. Kamar mandi memiliki bathtub dan shower terpisah dengan bathtub dengan aliran airdan shower rainfall. Kamar mandi juga dilengkapi dengan jubah mandi, perlengkapan mandi desainer, dan kloset. Tersedia oven microwave, lemari es, danminibar (dengan beberapa isi gratis) di kamar. Fasilitas tambahan mencakup brankas (dapat memuat laptop)dan minibar. Layanan penyiapan tempat tidurditawarkan setiap malam dan pembenahan kamartersedia setiap hari.
Si mas Tiger Wood juga pernah melontarkan bola-bola golf kearah Arabian Golf dari tempat ini.
Jumat, 24 April 2015
Observatorium Bosscha
Observatorium Bosscha merupakan satu - satunya tempat pengamatan bintang di Indonesia. Sebagai negara yang memiliki tiga zona waktu, akan lebih baik jika Indonesia memiliki tiga buah Observatorium.
Terdapat 5 buah teleskop besar, yaitu:
Teleskop Refraktor Ganda Zeiss
Teleskop ini merupakan jenis refraktor (menggunakan lensa) dan terdiri dari 2 teleskop utama dan 1 teleskop pencari (finder). Diameter teleskop utama adalah 60 cm dengan panjang fokus hampir 11 m, dan teleskop pencari berdiameter 40 cm. Instrumen utama ini telah digunakan untuk berbagai penelitian astronomi, antara lain untuk pengamatan astrometri, khususnya untuk memperoleh orbit bintang ganda visual. Selain itu, teleskop ini juga digunakan untuk pengamatan gerak diri bintang dalam gugus bintang, pengukuran paralak bintang guna penentuan jarak bintang. Pencitraan dengan CCD juga digunakan untuk mengamati komet dan planet-planet, misalnya Mars, Jupiter, dan Saturnus. Dengan menggunakan spektrograf BCS (Bosscha Compact Spectrograph), teleskop ini secara kontinu melakukan pengamatan spektrum bintang-bintang Be.[4]
Teleskop Schmidt Bima Sakti
Teleskop Schmidt Bima Sakti mempunyai sistem optik Schmidt sehingga sering disebut Kamera Schmidt. Teropong ini mempunyai diameter lensa koreksi 51 cm, diameter cermin 71 cm, dan panjang fokus 127 cm. Teleskop ini biasa digunakan untuk mempelajari struktur galaksi Bima Sakti, mempelajari spektrum bintang, mengamati asteroid, supernova, Nova untuk ditentukan terang dan komposisi kimiawinya, dan untuk memotret objek langit. Diameter lensa 71,12 cm. Diameter lensa koreksi biconcaf-biconfex 50 cm. Titik api/fokus 2,5 meter. Juga dilengkapi dengan prisma pembias dengan sudut prima 6,10, untuk memperoleh spektrum bintang. Dispersi prisma ini pada H-gamma312A tiap malam. Alat bantu extra-telescope adalah Wedge Sensitometer, untuk menera kehitaman skala terang bintang , dan alat perekam film.[5]
Teleskop Refraktor Bamberg
Teropong Bamberg juga termasuk jenis refraktor yang ada di Observatorium Bosscha, dengan diameter lensa 37 cm dan panjang fokus 7 m. Teropong ini berada pada sebuah gedung beratap setengah silinder dengan atap geser yang dapat bergerak maju-mundur untuk membuka atau menutup. Karena konstruksi bangunan, jangkauan teleskop ini hanya terbatas untuk pengamatan benda langit dengan jarak zenit 60 derajat, atau untuk benda langit yang lebih tinggi dari 30 derajat dan azimut dalam sektor Timur-Selatan-Barat. Untuk obyek langit yang berada di langit utara atau azimut sektor Timur-Utara-Barat praktis tak dapat dijangkau oleh teleskop ini. Teleskop ini selesai diinstalasi awal tahun 1929 dan digerakkan dengan sistem bandul gravitasi, yang secara otomatis mengatur kecepatan teleskop bergerak ke arah barat mengikuti bintang yang ada di medan teleskop sesuai dengan kecepatan rotasi bumi. Teleskop ini juga telah dilengkapi dengan detektor moderen, menggunakan kamera CCD.[6]Teleskop ini biasa digunakan untuk menera terang bintang, menentukan skala jarak, mengukur fotometri gerhana bintang, mengamati citra kawah bulan, pengamatan matahari, dan untuk mengamati benda langit lainnya. Dilengkapi dengan fotoelektrik-fotometer untuk mendapatkan skala terang bintang dari intensitas cahaya listrik yang di timbulkan. Diameter lensa 37 cm. Titik api atau fokus 7 meter.
Teleskop Cassegrain GOTO
Teleskop Goto berjenis reflektor Cassegrain dengan diameter cermin utama 45 cm. Cermin utama yang berbentuk parabola memiliki panjang fokus 1,8 m dan cermin sekunder yang berbentuk hiperbola memiliki panjang fokus 5,4 m. Teleskop ini merupakan bantuan dari kementrian luar negeri Jepang melalui program ODA (Overseas Development Agency), Ministry of Foreign Affairs, pada tahun 1989.[7]Dengan teleskop ini, objek dapat langsung diamati dengan memasukkan data posisi objek tersebut. Kemudian data hasil pengamatan akan dimasukkan ke media penyimpanan data secara langsung. Teropong ini juga dapat digunakan untuk mengukur kuat cahaya bintang serta pengamatanspektrum bintang. Dilengakapi denganspektograf dan fotoelektrik-fotometer
Teleskop Refraktor Unitron
Teleskop Unitron adalah teropong refraktor dengan lensa obyektif berdiameter 102 mm dan panjang fokus 1500 mm. Teropong ini diinstalasi pada mounting Zeiss yang masih asli dengan sistem penggerak bandul gravitasi, sama seperti pada teropong Bamberg. Dari segi ukuran, teropong ini baik untuk pengamatan matahari maupun bulan, dan banyak digunakan untuk praktikum mahasiswa. Dengan ukuran yang kecil dan ringan, teropong ini mudah dibawa dan telah beberapa kali digunakan dalam ekspedisi pengamatan gerhana matahari total, misalnya tahun 1983 di Cepu, Jawa Tengah, dan tahun 1995 di Sangihe Talaud, Sulawesi Utara.[8] Teleskop ini biasa digunakan untuk melakukan pengamatan hilal, pengamatan gerhana bulan dan gerhana matahari, dan pemotretan bintik matahari serta pengamatan benda-benda langit lain. Dengan Diameter lensa 13 cm, danfokus 87 cm
Teleskop Surya
Teleskop ini merupakan teleskop Matahari yang terdiri dari 3 buah telekop Coronado dengan 3 filter yang berbeda, serta sebuah teleskop proyeksi citra Matahari yang sepenuhnya dibuat sendiri. Fasilitas ini merupakan sumbangan dari Kementerian Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan, Negeri Belanda, Leids Kerkhoven-Bosscha Fonds, Departemen Pendidikan Nasional, serta Kementerian Negara Riset dan Teknologi.[9]
Teleskop radio 2,3m
Teleskop radio Bosscha 2,3m adalah adalah instrumen radio jenis SRT (Small Radio Telescope) yang didesain oleh Observatorium MIT-Haystack dan dibuat oleh Cassi Corporation. Teleskop ini bekerja pada panjang gelombang 21 cm atau dalam rentang frekuensi 1400-1440 MHz. Dalam rentang frekluensi tersebut terdapat transisi garis hidrogen netral, sehingga teleskop ini sangat sesuai untuk pengamatan hidrogen netral, misalnya dalam galaksi kita, Bima Sakti. Selain itu, teleskop ini dapat digunakan untuk mengamati obyek-obyek jauh seperti ekstragalaksi dan kuasar. Matahari juga merupakan obyek yang menarik untuk ditelaah dalam panjang gelombang radio ini. Obyek eksotik, seperti pulsar, juga akan menjadi taget pengamatan dengan teleskop radio ini.[10]
Di program ini, pengunjung dapat melihat cara kerja teleskop Zeiss (tidak meneropong) dan mendapat informasi astronomi di ruang multimedia.
Pengunjung harus mendaftar terlebih dahulu dengan biaya Rp. 15.000/orang.
Untuk lebih jelasnya, lihat cara pendaftaran dan pembayaran.
Jadwal kunjungan siang sebagai berikut:
Di program ini, jika langit cerah (tidak mendung/hujan/berkabut) pengunjung dapat melihat cara kerja teleskop Zeiss (tidak meneropong), mendapat informasi astronomi di ruang multimedia dan meneropong langsung dengan teleskop portable dan teleskop Bamberg. Jika cuaca tidak mendukung, acara tetap berjalan tanpa peneropongan.
Pengunjung harus mendaftar terlebih dahulu dengan biaya Rp. 20.000/orang.
Untuk lebih jelasnya, lihat cara pendaftaran dan pembayaran.
Program kunjungan malam hanya dibuka beberapa malam di musim kemarau (periode April sampai Oktober). Acara berlangsung dari jam 17.00 - 20.00 wib. Harap datang sebelum acara dimulai.
Untuk tahun 2015, jadwal yang tersedia adalah:
Dengan melakukan pendaftaran dan pembayaran, anda telah menyetujui aturan berkunjung ke Observatorium Bosscha.
1. Untuk pengunjung keluarga/perorangan
Untuk program kunjungan siang, pengunjung dapat langsung datang dan berkunjung di hari Sabtu jam 9.00-13.00 wib. Untuk program kunjungan malam, pengunjung harus melakukan reservasi terlebih dahulu via telp. Pembayaran dapat dilakukan tunai di tempat (saat datang berkunjung).
Kamis, 23 April 2015
Museum Affandi
Museum yang sangat sejuk ini tadinya merupakan tempat Affandi tinggal dan di sini juga tempat ia disemayamkan.
Mengunjungi Museum Affandi yang terletak di Jalan Raya Yogyakarta-Solo, atau tepatnya tepi barat Sungai Gajah Wong, memberi kesempatan bagi anda untuk menjejaki seluruh bagian berarti dari kehidupan Affandi. Anda bisa melihat karya-karya agung semasa sang maestro hidup, karya para pelukis lain yang ditampungnya, alat transportasi yang dipakainya dahulu, rumah yang ditinggali hingga sebuah sanggar yang kini dipakai untuk membina bakat melukis anak.
Kompleks museum terdiri dari 3 buah galeri dengan galeri I sebagai tempat pembelian tiket dan permulaan tur. Galeri I yang dibuka secara pribadi oleh affandi sejak tahun 1962 dan diresmikan tahun 1974 ini memuat sejumlah lukisan Affandi dari awal berkarya hingga masa akhir hidupnya. Lukisan yang umumnya berupa lukisan sktesa dan karya reproduksi ini ditempatkan dalam 2 larik atas bawah dan memanjang memenuhi ruangan berbentuk lengkung.
Masih di Galeri I, anda bisa melihat sejumlah barang berharga semasa Affandi hidup. Di ujung ruangan, anda bisa melihat mobil Colt Gallan tahun 1976 yang berwarna kuning kehijauan yang dimodifikasi sehingga menyerupai bentuk ikan, juga sebuah sepeda onthel kuno yang tampak mengkilap sebagai alat transportasi. Anda juga bisa melihat reproduksi patung karyanya berupa potret diri bersama putrinya, Kartika.
Menuju Galeri II, anda bisa melihat sejumlah lukisan para pelukis, baik pemula maupun senior, yang ditampungnya dalam museum. Galeri yang diresmikan tahun 1988 ini terdiri dari dua lantai dengan lukisan yang dapat dilihat dari sudut pandang berbeda. Lantai pertama banyak berisi lukisan-lukisan yang bersifat abstrak, sementara lantai 2 memuat lukisan dengan corak realis namun memiliki ketegasan.
Galeri III yang menjadi tujuan selanjutnya merupakan bangunan berbentuk garis melengkung dengan atap membentuk pelepah daun pisang. Bisa dikatakan, galeri berlantai 3 ini multifungsi, lantai pertama berfungsi sebagai ruang pameran sekaligus lokasi "Sanggar Gajah Wong" tempat bagi anak-anak untuk mengasah bakat melukis, lantai kedua sebagai ruang perawatan dan perbaikan lukisan, sementara lantai bawah tanah sebagai tempat menyimpan koleksi lukisan.
Tak jauh dari Galeri III, terdapat sebuah menara yang bisa digunakan sebagai tempat melihat pemandangan. Anda bisa melihat panorama seluruh bagian museum, Sungai Gajahwong hingga hiruk pikuk jalan raya. Turun dan berjalan ke barat dari menara itu, anda bisa melihat rumah berarsitektur unik yang digunakan Affandi sebagai tempat tinggal bersama istri dan anak.
Rumah tersebut dibangun dengan konsep rumah panggung dengan tiang penyangga utama berbahan beton dan tiang lain berbahan kayu. Atap rumah berbahan sirap yang berbentuk pelepah daun pisang dan bangunannya berbentuk lengkung. Lantai bawah rumah ini kini dipakai sebagai lokasi Kafe Loteng, tempat penjuualan makanan dan minuman bagi para pengunjung, sementara laintai atas rumah merupakan kamar pribadi Affandi.
Di sebelah kiri rumah, terdapat sebuah gerobak yang kini berfungsi sebagai mushola. Gerobak tersebut merupakan salah satu elemen pelengkap kompleks rumah Affandi yang berfungsi sebagai tempat peristirahatan istri Affandi, Maryati. Semula, Maryati menginginkan adanya sebuah caravan yang banyak digunakan sebagai tempat tinggal berpindah bagi orang Amerika. Affandi menyetujui konsep bangunan itu, namun dengan wujud yang lebih meng-Indonesia, yaitu gerobak.
Sebelum pulang, anda bisa singgah di rumah abadi sang maestro yang wafat 23 Mei 1990, berada di antara Galeri I dan II. Rumah abadi Affandi tersebut berdampingan dengan rumah abadi milik sang istri. Halaman rumah abadi tersebut dihiasi oleh rimbunan pohon mawar.
Tiket
Rp. 10.000 (anak)
Rp. 20.000 (dewasa)
Rp. 50.000 (WNA)
Rp. 20.000 (kamera)
Rp. 10.000 (kamera HP)
Buka Senin - Sabtu
Pk 09:00 - 16:00 WIB
Tutup
Minggu dan hari libur nasional
Rabu, 22 April 2015
Museum angkut
Berbagai sistem dan bentuk pelayanan yang kami sediakan untuk kenyamanan Anda.
o Museum Angkut
- Zona
Ruangan ini adalah ruangan pertama yang akan dikunjungi setelah melewati garisEntrance oleh pengunjung. Diruangan ini terdapat berbagai koleksi alat angkut dari berbagai negara dan berbagai masa yang didukung dengan hiasan lampu sedemikian rupa sehingga menimbulkan kesan elegan.
Sesuai misi visi Jawa Timur Park Group sebagai penggagas Wisata Edukasi, di zona seluas 900 m2 ini dapatkan informasi tentang sejarah berbagai angkutan dari masa ke masa baik di Indonesia maupun di dunia. Temukan cara baru belajar tentang angkutan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
- Zona Sunda Kelapa & Batavia
masuk ke zona ini kita serasa ditarik kembali ke Jakarta tempo dulu saat menjadi pelabuhan terkenal di jaman Belanda. Temukan nuansa Batavia, tiruan menara Syahbandar dan berbagai jenis angkutan didalamnya.
di zona ini Al Capone sebagai gangster tersohor di tahun 1970an beraksi dan siap membawa anda terlibat didunia gangster. Broadway street yang menjadi tempat impian para artis tersohor dunia ditampilkan bersama dengan berbagai model angkutan didalamnya.
Italy, Perancis, Jerman, dan London yang merupakan kota tersohor di eropa kami sajikan dalam nuansa malam dipadu dengan berbagai angkutan dari Eropa yang melengkapi situasi kota.
Inggris sebagai Negara Kerajaan paling tersohor di dunia dan terbukti menghasilkan berbagai angkutan berkelas seperti Blackburn, Triumph, Matchless, Royal Enfield, Raligh, Fillir, Francis Barnett, Austin, Mini Cooper, Rolls Royce, dll kami hadirkan di sini. Kami juga menampilkan mobil LandRover yang pernah digunakan oleh Queen Elizabeth saat parade di Australia lengkap dengan situasi Kota London di malam hari dan kemegahan Istana Buckingham.
- Zona Las Vegas
Nuansa Amerika yang akan mewarnai malam Anda dengan gerbang Las Vegas.
- Zona Hollywood
Ayoo movie mania. Di Zona ini kalian akan menemukan berbagai mobil yang dipakai dalam film Hollywood.
- Zona Pasar Apung
Berbagai souvenir dan merchandise Museum Angkut serta oleh- oleh khas Nusantara UKM Batu ada disini. Makanan khas tradisional turut meramaikan suasana pasar tempo dulu dan nuansa pasar apung. Berbagai kerajinan dan lukisan gaya seniman Kota Batu seperti seni batik, lukis, ukir, karikatur, dan lain-lain dapat dipelajari sekaligus berinteraksi langsung dengan para seniman dan membawa hasil karya seni anda pulang kerumah.
- Zona D’topeng Kingdom
Museum warisan budaya Indonesia. Penuh sensasi pesona dan kekayaan warisan bangsa Indonesia.
o Koleksi
- Sarana transportasi lokal asli Indonesia, baik bermesin maupun tidak (becak, pedati, dokar, sepeda onthel, perahu).
- Sarana transportasi import, (incl. Pesawat Terbang, Kapal dsb).
- Sarana transportasi original, idem.
- Sarana transportasi replika ataupun modifikasi.
- Sarana transportasi mini (buatan yang dikecilkan dengan skala tertentu).
- Photo-photo lama maupun baru.
- Sparepart kendaraan lama.
- Dan lain lain
o Fasilitas Pendukung:
- Tempat Istirahat & Area Merokok
- Ruang Ibu dan Anak
- Toilet Umum
o Tiket masuk
- Hari biasa (Senin – Kamis)
Rp. 60.000,-
- Akhir pekan (Jumat-Minggu) / Liburan / Tanggal Merah
Rp. 80.000,-
Tiket terusan (Museum Angkut dengan D’topeng Kingdom)
- Hari biasa (Senin – Kamis)
Rp. 70.000,-
- Akhir pekan (Jumat-Minggu) / Liburan / Tanggal Merah
Rp. 90.000,-
o Tiket Kamera
Semua jenis kamera (DSLR, Polaroid, Handycam, Kamera Digital, dsb) kecuali Handphone diharuskan untuk menggunakan tiket kamera.
Rp. 30.000,-/kamera
o Paket Rombongan (*)
Thirty Plus One (TPO)
Minimal pembelian 30 tiket mendapat bonus 1 tiket.


























